Saturday, October 13, 2012

Disaat semuanya seperti menjauhimu. Disaat semuanya menyalahkanmu. Disaat semuanya terasa begitu berat,saat itulah kamu sadar bahwa satu-satunya tempat mengadumu hanya Allah

Tuesday, June 19, 2012

Selamat malam,awan... Sudah lama tidak menulis tentangmu. Kamu tetap sama. Masih misterius, tidak terbaca. Lama rasanya tidak menumpahkan semuanya tentangmu disini. Bukan, bukan karena aku sudah melupakanmu. Tapi sekarang aku lebih suka menyimpan semuanya sendiri. Aku lebih suka mendengarkan alunan musik dan memikirkan semuanya, tentangmu dan perasaanku. Ternyata kamu bukan "sesaat" seperti yang kupikirkan sebelumnya, sampai sekarang kamu masih ada ditempat yang sama dan belum bisa digantikan. Yah tak kupungkiri bahwa terkadang ada beberapa orang yang berlalu lalang ditempatmu tapi tetap saja mereka tidak bisa menduduki tahtamu. Tenang saja , hingga detik ini, tetap kamu yang memegang kunci itu. Dulu aku selalu berusaha untuk mengusir mu dari tempatmu itu , agar aku tidak perlu bersusah payah menahan getir sendirian. Tapi sekarang aku lebih memilih untuk membiarkan semuanya berjalan sesuai dengan rencana-Nya. Aku lebih memilih untuk mengikuti alur ini, menunggu sampai dimana dia akan berakhir dan menemukan muaranya. Karena aku terlalu lelah untuk berusaha mengusirmu , karena aku sendiri tau bahwa aku tak bisa. Sungguh, aku begitu penasaran dengan akhir cerita ini , apakah sesuai dengan yang kuinginkan atau tidak. Ya,rencana Tuhan memang tidak akan pernah bisa ditebak. Selamat malam , awan. Selamat beristirahat.
Mungkin itu terlihat simpel. Tapi ternyata kau salah kawan. Itu tidak sesimpel yang kau kira serta kau pikirkan. Buktinya sampai sekarang pun kau belum bisa untuk melakukannya. Dan waktu akan terus berjalan dan menunggumu hingga kau berhasil melakukannya

Thursday, April 19, 2012

Waah time flies so fast , guys. Ini sudah bulan ketujuh rupanya. Semuanya hilang. Aku lebih banyak bersikap biasa aja ketimbang mikirin semuanya. Lebih banyak ga merhatiin sama sekali ketimbang dulu. Benar-benar 180 derajat dengan 2 bulan yang lalu. Sepertinya aku mulai bosan menjadi penonton. Bosan dengan semuanya.

Monday, April 2, 2012

Janjiku

Ini janjiku, janjiku untuk esok , lusa , bulan depan ,tahun depan dan kedepannya

Ini janjiku, janjiku untuk menjadi perempuan yang lebih dewasa
Ini janjiku, janjiku untuk menjadi perempuan yang lebih kuat dari sebelumnya
Ini janjiku, janjiku untuk menjadi perempuan yang lebih tegar

Itu 3 janjiku , janji-janji yang insyaAllah kuwujudkan untuk waktu kedepan, tentu saja harus melewati proses yang rumit dan panjang, janji-janji yang insyaAllah terwujud jika aku masih diberikan kesempatan untuk mewujudkan.

Tuesday, March 20, 2012

Tidak , tidak mungkin dengan semudah itu dia melepas semuanya. Semua yang dulu menjeratnya kedalam lubang yang dalam

Tidak , tidak mungkin dengan semudah itu kamu membuatnya berpaling padahal kamu tidak berbuat apa-apa

Tidak, tidak mungkin dengan semudah itu kamu menduduki tahta hatinya

Tidak, tidak mungkin dengan semudah itu kamu masuk kedalam pikirannya setiap saat hingga dia tak henti memikirkanmu

Tidak, tidak mungkin semudah itu kamu menyihirnya dengan pesonamu karena dia bukan tipe yang seperti itu

Tidak ,tidak mungkin semudah itu kamu membuatnya lupa dengan lelaki itu

Tidak, tidak mungkin semudah itu dia melupakan lelaki itu karena dulu dia mati-matian untuk melupakan lelaki itu tapi tidak bisa ..

Tidak , tidak mungkin.

Friday, March 16, 2012

Dia berusaha menahan. Menahan getir dihatinya dengan bersikap seolah-olah tidak peduli. Dia hanya diam dan tersenyum kecil untuk menyembunyikan getir pahit itu. Dia tau kalau dia tidak punya hak untuk itu, dia juga sudah berusaha untuk mengontrol diri untuk itu. Tapi dia tau, semua itu percuma
Toh selama ini dia tidak mengganggu sekitar, dia hanya diam dalam pedihnya. Dia hanya kesal dengan dirinya sendiri . Kesal akan kebodohannya , kesal akan perasaannya.
Sekarang sosok "dia" ini sedang cemburu. Cemburu dengan keadaan. Dia cemburu